new.png

Slideshow Halaman Utama

Gugatan Mandiri

A.C.O

E-Court

Direktori Putusan

SIPP

SIKEP

Berita PA Prabumulih

Thumbnail PA-PRABUMULIH.GO.ID – Selasa (04/08/2020), berdasarkan Surat Tugas Nomor W6-A/1081/PS.01/VII/2020, tanggal 30 Juli 2020, Wakil Ketua Pengadilan...
More inInformasi Publik  

Artikel

Thumbnail Oleh: Arief Hidayat (Sekretaris Ditjen Badilag MARI) www.badilag.mahkamahagung.go.id | Zona Integritas (ZI) merupakan predikat/prestasi yang diberikan kepada satuan kerja (satker) yang pimpinan dan...
More inArtikel  

Menakar Potensi Dispensasi Nikah Pasca Revisi UU Perkawinan

www.badilag.mahkamahagung.go.id

Oleh : Afif Zakiyudin, S.Sy[1]

Urgensi dan Tujuan Menikah

Menikah merupakan ketentuan yang diajurkan oleh Rasul Saw dan termasuk dari sunah-nya, secara tegas Rasul Saw menyebutkan bahwa siapa saja yang tidak mengikuti bukan termasuk dari ummatnya.[2] Pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Dalam Islam, tujuan pernikahan adalah untuk mewujudkan keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah, sebagaimana tertuang dalam Q.S Ar Rum 21: “Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya dan dijadikan-Nya diantaramu mawaddah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kamu yang berpikir”.[3]


[1] Penulis adalah Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, juga sebagai Honorer Pengadilan Agama Kajen.

[2] Dalam H.R Tabrani, Rasul Saw bersabda yang Artinya : “Barangsiapa yang mempunyai kesanggupan untuk menikah, tetapi tidak mau menikah, maka bukanlah ia termasuk golonganku”.

[3] https://quran.kemenag.go.id/sura/30


Selengkapnya KLIK DISINI

Video Informasi