AplikasiSKM.png

AplikasiGugatanMandiri.png


AplikasiIPAK.png

AplikasiECOURT.png

AplikasiSiBaper.png

AplikasiEPTSP.png

AplikasiEPTSP.png

Aplikasi CCTV Online.png

 

Berita PA Prabumulih

Thumbnail        https://pa-prabumulih.go.id/  Prabumulih - Jumat (27/01/2023), bertempat di Lapangan Tenis Patra Ria Komplek Pertamina Prabumulih, Pengadilan Agama...
More inInformasi Publik  

Kembali Ditjen Badilag Ikuti Wawancara Penjurian Top Digital Awards 2022

https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-ditjen-badilag/seputar-ditjen-badilag/kembali-ditjen-badilag-ikuti-wawancara-penjurian-top-digital-award-2022-12-10 

Badilag, 11 Oktober 2022

Bertepatan hari Selasa, 11 Oktober 2022 bertempat di Badilag Command Center, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI mengikuti wawancara serta penjurian pada ajang bergengsi Top Digital Awards 2022. Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI didampingi oleh Drs. H. Arief Hidayat, S.H., M.M. Sekretaris Ditjen Badilag, Dr. H. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag. Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama dan Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H. Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama. hadir pula Pejabat Eselon III di Lingkungan Ditjen Badilag beserta Tim IT.

WhatsApp_Image_2022-10-12_at_16.01.13_2.jpg

Acara wawancara penjurian Top Digital Awards 2022 tersebut diselenggarakan secara daring oleh majalah IT Works Indonesia dengan bekerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang mana kegiatan ini telah berjalan sejak tahun 2014 hingga tahun ini. Ditjen Badilag mendapatkan jadwal wawancara di hari pertama ruang Zoom A sesi ke dua pada pukul 10.30 s.d 11.45 WIB setelah pelaksanaan wawancara penjurian kepada PT. Bukit Asam Tbk.   

WhatsApp Image 2022-10-12 at 16.01.13 1

Aco Nur, Dirjen Badilag penerima Top Leader on Digital Implementation pada tahun 2021, membawakan presentasi dengan sangat baik dan lancar sesuai materi yang ditentukan oleh pihak IT Works Indonesia dan dibumbui dengan pencapaian - pencapaian inovasi dari Ditjen Badilag. Hal itu memberikan kesan yang sangat baik bagi para Juri terutama ketika salah satu juri, Eri Sumiarso dalam kesempatan bertanyanya memberikan apresiasi yang sangat besar atas pengalaman yang ia rasakan dari pelayanan Pengadilan Agama pada waktu ia berperkara waris. Juri Eri Sumiarso juga melontarkan pertanyaan lainnya, diantaranya tentang prosedur persidangan pihak diluar negeri, bagaimana terkait sengketa wakaf, dan standart waktu penyelesaian perkara.

Pewawancara selanjutnya adalah Kusuma Prabandari. Juri sekaligus merangkap sebagai moderator pada acara ini juga melontarkan beberapa pertanyaan yang menarik, yaitu tentang harapan masyarakat terhadap kecepatan, ketepatan dan kesalahan yang minimal dalam penyelesaian perkara dan bagaimana KPI (Key Performance Indicator) untuk tenaga teknis serta bagaimana mekanisme pada aplikasi dan inovasi pada Ditjen Badilag menggambarkan KPI tersebut. dan pertanyaan terakhir terkait bagaimana keterlibatan Badilag dalam publikasi di media kompas TV.

WhatsApp Image 2022-10-12 at 16.22.30

Lim Kurniawan. Juri pewawancara terakhir merupakan Juri yang paling banyak melontarkan pertanyaan yang bersifat teknis, diantaranya terkait dengan rencana strategis Teknologi Informasi serta penganggarannya, survei kepuasan masyarakat, upaya pencegahan, pendeteksian, dan investigasi penurunan angka perceraian dan juga tentang manajemen resiko terkait penerapan teknologi informasi

Dirjen Badilag, pada akhir pernyataannya merasa bangga dan megucapkan terima kasih kepada pihak IT Works Indonesia, serta para juri pewawancara yang telah mempercayai Ditjen Badilag untuk kedua kalinya dapat mengikuti wawancara penjurian Top Digital Awards. Dan besar harapan Ditjen Badilag untuk mendapatkan Top Digital Awards Level 5 di tahun 2022 ini, serta tidak lupa selalu mendoakan untuk para juri dan panitia pelaksana selalu diberikan kesehatan. (AQW)

Pembukaan Pembinaan dan Pemeriksaan Yustisial pada Pengadilan Agama Prabumulih Tahun 2022

https://pa-prabumulih.go.id/  Prabumulih - Senin (19/09/2022), bertempat di Ruang Sidang Utama PA Prabumulih, telah dilaksanakan acara Pembukaan Pembinaan dan Pemeriksaan Yustisial pada Pengadilan Agama Prabumulih Tahun 2022.

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua PTA Palembang Nomor: W6-A/2060/PS.01/IX/2022, adapun Hakim Tinggi dan Asisten yang ditunjuk untuk melakukan pembinaan dan pemeriksaan yustisial pada PA Prabumulih adalah YM Drs. H. Abbas Fauzi (Hakim Tinggi PTA Palembang), S.H, Ibu Dra. Khodijah, S.H.,M.H, (Panitera Muda Hukum PTA Palembang) dan Bapak Imron Rusadi, S.H (Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian PTA Palembang).
Kegiatan akan berlangsung selama 3 (tiga hari), mulai dari tanggal 19 September sampai dengan 21 September 2022. Tujuan kegiatan pembinaan dan pemeriksaan ini dalam rangka meningkatkan peran dan kinerja pengadilan agama sewilayah PTA Palembang. (snz)

 

YANG MULIA DWI SUGIARTO BERPULANG

https://mahkamahagung.go.id/id/berita/5304/yang-mulia-dwi-sugiarto-berpulang

Jakarta-Humas: Innalillahi wainna ilaihi rajiun, Yang Mulia Hakim Agung Dr. H. Dwi Sugiarto, S.H., M.H. wafat pada Kamis, 21 Juli 2022 pukul 23.20 WIB di rumah Sakit Siloam, Jakarta.

Sebagai bentuk penghormatan, Mahkamah Agung melaksanakan upacara pelepasan jenazah Yang Mulia Dwi Sugiarto pada Jumat 22 Juli 2022 di balairung Mahkamah Agung, Jakarta. Upacara dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. Hadir dalam acara ini yaitu para Pimpinan Mahkamah Agung, para Hakim Agung, para Hakim Ad-Hoc, Sekretaris Mahkamah Agung, Panitera Mahkamah Agung, para pejabat eselon 1 Mahkamah Agung, pihak keluarga dari Yang Mulia Dwi Sugiarto, dan yang lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Agung menyampaikan bahwa Dwi Sugiarto merupakan hakim yang baik dan bertanggung jawab. Ia merasa sedih dan sangat kehilangan dengan berpulangnya salah satu Hakim Agung Kamar Perdata tersebut.

“Tahun ini, ini merupakan kehilangan terberat kedua bagi Mahkamah Agung. Sebelumnya Yang Mulia Dr. Agus Yunianto, S.H., M.H, kini kita harus kehilangan Yang Mulia Dwi Sugiarto,” ucap Ketua Mahkamah Agung dengan suara bergetar.

“Pak Dwi adalah orang baik, semoga semua amalnya diterima di sisi Allah swt, dan semoga seluruh kesalahannya dihapuskan,” doanya.

Dwi Sugiarto merupakan Hakim Agung Kamar Perdata Mahkamah Agung yang telah melanglang buana di dunia peradilan sebagai sejak tahun 1986. Ia mengawali karir sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri Metro, kemudian pada tahun 1990 sebagai Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Negeri Arga Makmur.

Pak Dwi, begitu ia biasa disapa, dinilai baik dalam menjalankan tugas, karena itu ia beberapa kali pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri, di antaranya yaitu di Pengadilan Negeri Menggala dan Pengadilan Negeri Bandung. Karirnya semakin meningkat, ia pun pernah dipercaya menjadi Ketua Pengadilan Negeri Menggala, Ketua Pengadilan Negeri Depok, Ketua Pengadilan Negeri Samarinda, dan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sebelum dilantik menjadi Hakim Agung Kamar Perdata pada 26 Februari 2020, Pak Dwi merupakan Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Denpasar.

Seluruh keluarga besar Mahkamah Agung mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga arwah almarhum ditempatkan di sisi terbaik. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan. (azh/RS/photo:mzn)

RAIH WTP KE-10, KETUA MA MINTA CAPAIAN INI HARUS DIPERTAHANKAN

https://mahkamahagung.go.id/id/berita/5292/raih-wtp-ke-10-ketua-ma-minta-capaian-ini-harus-dipertahankan

Jakarta-Humas: Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan tahun 2021 pada Selasa siang, 19 Juli 2022 di Mahkamah Agung, Jakarta. Capaian ini merupakan yang kesepuluh, dimulai dari tahun 2012 hingga tahun 2021.  

“Mahkamah Agung itu satuan kerja banyak, temuan juga banyak, namun Alhamdulillah, semua terselesaikan. Makanya di antara yang lain, laporannya tertebal,” kata Anggota III Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Prof. Dr. Achsanul Qosasi, CSFA., CFrA, sambil tersenyum saat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Mahkamah Agung tahun 2021 dari BPK ke Mahkamah Agung. Ucapan tersebut disambut tepuk tangan oleh seluruh pimpinan Mahkamah Agung yang hadir. 

“Mahkamah Agung telah meraih Opini WTP sepuluh kali berturut-turut. Namun yang berbeda di periode ini adalah, Mahkamah Agung berhasil menindaklanjuti temua BPK RI 100 persen, berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya 90 persen. Ini harus dipertahankan” ungkap Achsanul Qosasi di hadapan pimpinan Mahkamah Agung.

Ia menambahkan bahwa capain tersebut telah ia beritakan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Yudisial (KY). 

“Sebelum ke Mahkamah Agung, kami juga menyerahkan LHP ke MK dan KY, dan kami sampaikan terkait capaian Mahkamah Agung ini, agar bisa menjadi contoh bagi lembaga hukum yang lain,” ungkapnya.

Mahkamah Agung, menurut Achsanul sangat kooperatif, permintaan data sangat mudah, sehingga pemeriksaannya sesuai waktu, sesuai deadline yang telah ditentukan, tidak ada penambahan waktu. 

Terkait hal tersebut, Ketua Mahkamah Agung menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas kerja sama yang baik selama ini dengan BPK RI. 

“Semua capaian ini berkat kerja sama yang sangat baik di internal Mahkamah Agung sesuai dengan arahan dari BPK RI,” katanya.

Mantan Ketua Pengadilan Negeri Bandung itu menyampaikan bahwa berita ini sangat baik bagi Mahkamah Agung dan sangat menggembirakan.

“Semoga ini menjadi menjadi penyemangat bagi insan peradilan di seluruh Indonesia, demi kebaikan keuangan bangsa dan negara,” ujarnya.

Mantan Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung itu berpesan kepada seluruh aparatur peradilan di Indonesia bahwa capain ini harus dipertahankan. Pada kesempatan tersebut ia meminta hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang Non-Yudisial, para Ketua Kamar Mahkamah Agung, Panitera Mahkamah Agung, Sekretaris Mahkamah Agung, Kepala Biro Keuangan Mahkamah Agung, Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, dan beberapa anggota BPK RI. (azh/RS)